Sisi Gelap Fraud Organisasi: Viktimisasi Karyawan Berintegritas dalam Perspektif Organizational Justice dan Abuse of Power – Systematic Literature Review
Published 2026-04-30
Keywords
- Organizational Fraud,
- Organizational Justice,
- Abuse of Fower,
- Whistleblowing Etaliation,
- Ethical Leadership
- Employee Victimization ...More
Copyright (c) 2026 Mara Aisyah, Eka Wirajuang Daurrohmah, I Made Laut Mertha Jaya (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Abstract
Fraud organisasi telah berkembang menjadi fenomena sistemik yang tidak hanya menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga menciptakan dampak sosial, psikologis, dan struktural terhadap karyawan berintegritas yang berupaya mengungkap penyimpangan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara organizational fraud, organizational justice, abuse of power, whistleblowing retaliation, ethical leadership, dan employee victimization melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Penelitian menggunakan protokol Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) dengan proses identifikasi, screening, eligibility, dan inclusion terhadap artikel ilmiah yang diperoleh dari database Scopus, ScienceDirect, Google Scholar, Dimensions, dan Garuda pada periode 2021–2026. Analisis data dilakukan melalui thematic synthesis dan content analysis guna mengidentifikasi pola konseptual, dinamika relasi kekuasaan serta bentuk viktimisasi terhadap whistleblower dalam organisasi modern. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa lemahnya organizational justice dan tingginya abuse of power menjadi faktor penentu yang secara signifikan mendorong terbentuknya silence climate, fear-based organization serta praktik retaliasi terhadap whistleblower. Fraud organisasi terbukti cenderung lestari dalam lingkungan kerja yang ditandai oleh rendahnya psychological safety kuatnya loyalitas hierarkis serta lemahnya sistem perlindungan bagi whistleblower. Ethical leadership dan sistem pengawasan yang transparan terbukti berperan krusial dalam menumbuhkan budaya organisasi yang menjunjung integritas sekaligus mendorong keberanian moral individu. Secara teoretis penelitian ini memperkaya diskursus akademik melalui integrasi perspektif organizational justice dan abuse of power dalam menjelaskan viktimisasi terhadap karyawan berintegritas sekaligus menawarkan implikasi praktis bagi reformasi tata kelola organisasi dan penguatan sistem perlindungan whistleblower di Indonesia.
Downloads
References
- Antarwiyati, P., & Purnomo, R. E. (2021). Motivasi melakukan fraud dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 25(2), 123–135.
- Apsari, H. L., & Chariri, A. (2025). The determinants of occupational fraud: An analysis using the new fraud star theory. Jurnal Akademi Akuntansi, 8(3).
- Arianto, B., Dinata, R. O., et al. (2023). Akuntansi forensik. GET Press Indonesia.
- Buccirossi, P., Immordino, G., & Spagnolo, G. (2021). Whistleblower rewards, false reports, and corporate fraud. European Journal of Law and Economics, 51, 411–431.
- Fade, A. M. R., Basri, Y. M., & Safitri, D. (2022). Fraud on government: Reviewed from organizational ethical culture, leadership style, and love of money. Berkala Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 7(1), 33–48.
- Habibie, S. A. M. (2025). Akuntansi forensik: Memahami fraud dan investigasi keuangan. PT MAFY Media Literasi Indonesia.
- Herman, L. A., & Ramadhea, S. (2022). Kecenderungan kecurangan melalui keadilan organisasi dan pengendalian internal. Jurnal Akuntansi dan Manajemen, 16(2), 89–102.
- Humaeriyah, H., Khoirul, A. F., Ibrahim, H. R., et al. (2026). Urgensi ethical leadership dalam mencegah fraud dan kecurangan di organisasi: Analisis deskriptif literatur. Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi, 2(1), 2574–2584.
- Kenny, K., & Fotaki, M. (2023). The costs and labour of whistleblowing: Bodily vulnerability and post-disclosure survival. Journal of Business Ethics, 182, 341–364.
- Khan, J., Saeed, I., & Ali, A. (2022). Examining whistleblowing intention: The influence of rationalization on wrongdoing and threat of retaliation. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(3), 1752.
- Lafleur, C., Hasso, T., & Barbera, F. (2025). Whistleblowing in family firms: Power and justice dynamics. Journal of Business Ethics, 198, 771–786.
- Latan, H., Jabbour, C. J. C., Ali, M., & Jabbour, A. B. L. S. (2023). What makes you a whistleblower? A multi-country field study on the determinants of the intention to report wrongdoing. Journal of Business Ethics, 183, 885–905.
- Mappadang, A. (2022). Motivation of fraud: Internal control system, organizational justice, compensation, and information asymmetry. Jurnal Akademi Akuntansi, 5(1), 1–15.
- Mulyono, V. D., & Sari, M. R. (2025). Work environment factors and retaliations against whistleblowing intention. Asia Pacific Fraud Journal, 10(1), 47–58.
- Oelrich, S., & Chwolka, A. (2024). When deviants talk: The role of Dark Triad traits and moral reasoning in whistleblowing. Journal of Management Control, 35, 333–369.
- Priantara, D. (2026). Akuntansi forensik dan penilaian kerugian finansial. PT Ghani Press Group.
- Rustiarini, N. W., & Merawati, L. K. (2020). Fraud and whistleblowing intention: Organizational justice perspective. Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 5(3).
- Sayidah, N., et al. (2021). Akuntansi forensik dan audit investigatif. Zifatama Jawara.
- Sinaga, E. P. (2022). Pengaruh sistem pengendalian internal, keadilan organisasi, kompetensi aparatur, dan moralitas aparat terhadap pencegahan fraud: Studi empiris organisasi perangkat daerah Provinsi Riau. Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan, 10(1), 103–112.
- Wahyuadianto, A. (2021). Penyalahgunaan kekuasaan di dalam organisasi kerja. Jurnal Wacana Kinerja, 11(3). Wibowo, A. (2024). Akuntansi forensik dan investigasi kejahatan keuangan. Yayasan Prima Agus Teknik.
- William, L., & Vandekerckhove, W. (2023). Fairly and justly? Are employment tribunals able to even out whistleblowing power imbalances? Journal of Business Ethics, 182, 365–376.
- Waliszewski, K., Solarz, M., & Kubiczek, J. (2024). Factors Influencing the Use of Buy Now Pay Later (BNPL) Payments. Contemporary Economics, 18(4), 444–457. https://doi.org/10.5709/ce.1897-9254.548
- Yuliani, R. (2024). Determinants of Impulse Buying in Buy Now Pay Later Users. Journal UNJ, 1–13.